![]() |
| Warga berupaya berikan pertolongan kepada korban/Ist |
Peristiwa nahas ini bermula saat korban yang merupakan siswi SMP Negeri 5 Sumbul itu sedang asyik menikmati suasana danau dan berenang bersama saudaranya. Namun, saat sedang berenang, korban diduga tidak menyadari bahwa dirinya telah bergerak terlalu jauh ke area perairan yang memiliki kedalaman cukup ekstrem.
Sekretaris BPBD Dairi, Roy Tumanggor, mengatakan bahwa korban sempat terlihat panik dan berupaya meminta pertolongan saat mulai terseret ke dasar danau. Korban sempat melambaikan tangannya ke arah daratan sebagai tanda bantuan, namun nahas, saudara korban yang berada di lokasi tidak ada yang memiliki kemampuan berenang untuk melakukan penyelamatan seketika.
"Saudara korban kemudian berteriak meminta tolong kepada pemilik pantai dan masyarakat sekitar. Warga langsung melakukan pencarian secara manual sembari menghubungi pihak BPBD Dairi," ujar Roy Tumanggor, Selasa (17/2) malam.
Setelah dilakukan upaya pencarian intensif oleh warga dan petugas, jasad remaja malang tersebut akhirnya ditemukan di dasar danau dalam kondisi tidak bernyawa. Isak tangis pecah saat petugas mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Silalahi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
Kepergian Saini meninggalkan luka yang sangat dalam, terutama bagi kedua orang tuanya. Diketahui, Saini merupakan putri tunggal atau anak semata wayang dalam keluarganya. Kepergiannya yang begitu mendadak menyisakan duka yang tak terperikan bagi masyarakat sekitar yang mengenal sosok remaja kelas IX SMP tersebut. Kini, suasana duka menyelimuti kediaman korban di Sileu-leu PLTA seiring doa yang terus mengalir dari para pelayat.(Rdn)
