-->

Iklan

Diduga Ada Rembesan Cairan Mirip BBM di SPBU Pangururan, Warga Desak Pemeriksaan Menyeluruh

Jumat, September 04, 2026, 18:32 WIB Last Updated 2026-09-04T11:52:17Z
SPBU Pangururan. (Dok)

SAMOSIR – Dugaan adanya rembesan cairan yang berbau menyerupai Bahan Bakar Minyak (BBM) di sekitar area SPBU Pangururan menjadi perhatian warga. Kondisi tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama dan dinilai perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang warga bermarga Simbolon mengatakan, rembesan tersebut telah diketahui sejak beberapa waktu lalu. Informasi mengenai kondisi itu juga disebut telah disampaikan kepada pihak terkait.

“Sudah lama terjadi dan sudah kami sampaikan, tetapi belum ada respons,” ujarnya, Kamis (3/9).

Warga mengaku khawatir jika cairan tersebut ternyata berkaitan dengan BBM. Kekhawatiran semakin besar karena lokasi berada di sekitar aktivitas masyarakat, termasuk adanya warga yang merokok.

Warga bermarga Simbolon saat menyampaikan keterangannya kepada Wartawan.

Selain faktor keselamatan, bau yang diduga menyerupai minyak tersebut juga disebut mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi, termasuk usaha dan homestay.

Sementara itu, Manager SPBU Pangururan saat dikonfirmasi pada Jumat (4/9/2026), mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi tersebut.

“Sudah kami cek. Itu bukan minyak, melainkan rembesan atau uapan dari air parit. Kami akan lebih selidiki lagi,” tulisnya.

Meski pihak SPBU menyebut cairan tersebut bukan minyak, warga berharap pemeriksaan tidak hanya dilakukan secara kasatmata. Mereka meminta adanya pengecekan teknis secara menyeluruh untuk memastikan sumber rembesan tersebut.

Pemeriksaan diharapkan mencakup tangki penyimpanan, jaringan pipa, saluran pembuangan maupun instalasi lainnya yang berkaitan dengan operasional SPBU.

Warga menilai kepastian mengenai sumber cairan tersebut penting untuk menghindari kekhawatiran sekaligus memastikan keamanan masyarakat dan lingkungan di sekitar SPBU.

Hingga pemeriksaan lebih lanjut dilakukan, warga berharap persoalan tersebut dapat ditangani secara serius dan terbuka sehingga tidak menimbulkan keresahan di kemudian hari. (SB12/PS)
Komentar

Tampilkan

Terkini