Benj Edwards, seorang penulis veteran untuk Ars Technica, dipecat setelah menggunakan kutipan yang dihasilkan AI dalam sebuah artikel tentang insiden teknologi.
Situs berita teknologi Ars Technica baru saja menyaksikan sebuah insiden yang mengguncang dunia jurnalisme teknologi.
Reporter Benj Edwards dipecat karena menggunakan kutipan palsu yang dihasilkan oleh AI.
Ironisnya, artikelnya justru membahas tentang AI yang menyebabkan gangguan konten.
Pemimpin redaksi Ken Fisher menegaskan bahwa ini merupakan pelanggaran serius terhadap kebijakan internal.
Edwards menjelaskan bahwa ia tertular COVID dan tanpa sengaja menggunakan teks yang dihasilkan AI, bukan teks aslinya.
Setelah menemukan kesalahan tersebut, ia secara proaktif menawarkan untuk menghapus artikel tersebut dan mengeluarkan permintaan maaf secara publik.
Ars Technica menyatakan bahwa mereka telah meninjau artikel-artikel lain dan tidak menemukan masalah lebih lanjut. (sb01)
