Jakarta - Komplotan pencuri membobol SMA Negeri 20 Medan yang berada di Jalan Besar Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Satu orang pelaku telah ditangkap, sementara dua lainnya masih dikejar pihak kepolisian.
Dilansir dari detiksumut.com, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan saat melancarkan aksi tersebut, para pelaku sempat mengancam petugas keamanan menggunakan senjata tajam.
"Pelaku juga diketahui melakukan pengancaman terhadap petugas keamanan dengan menggunakan senjata tajam berupa panah dan klewang saat menjalankan aksinya," kata Agus Purnomo, Selasa (21/4/2026).
Agus mengatakan pencurian itu terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, para pelaku diam-diam masuk ke areal sekolah.
Aksi pelaku ini sempat dipergoki oleh seorang warga yang menanyakan soal tujuan para pelaku berada di lokasi. Namun, saat itu, komplotan itu berdalih bahwa mereka ingin mengambil barang-barang yang sudah tak terpakai. Warga tersebut pun melarang para pelaku.
"Tidak terima ditegur, para pelaku kemudian melakukan perlawanan terhadap saksi. Karena tidak mampu menghadapi para pelaku, saksi segera menghubungi pihak sekolah untuk melaporkan kejadian tersebut," jelasnya.
Agus menyebut para pelaku mengambil sejumlah barang dari sekolah itu, yakni pintu pembatas besi, pintu kamar mandi, jerjak pintu besi, lemari besi, potongan besi, baja ringan, hingga gawang basket. Total kerugian pihak sekolah mencapai Rp 13.525.000.
Atas kejadian itu, pihak sekolah membuat laporan ke polisi. Usai menerima laporan tersebut, pihak kepolisian menyelidiki pelaku dan menangkap salah seorang di antaranya berinisial MC (32) di Jalan Lorong 7 Umum, Kecamatan Medan Belawan, Senin (20/4).
Berdasarkan keterangan pelaku MC, aksi itu dilakukannya bersama dua temannya yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (dtc)
