-->

Iklan

Pagelaran Seni dan Budaya Pemkab Samosir Sukses Memukau Ribuan Pengunjung di PRSU ke-50

Sabtu, Juli 25, 2026, 18:25 WIB Last Updated 2026-07-25T11:25:59Z

MEDAN – Pagelaran seni dan budaya yang ditampilkan Pemerintah Kabupaten Samosir sukses memukau ribuan pengunjung dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Gedung Pertunjukan PRSU, Medan, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Dandim 0210/TU Letkol Inf. Kiky Hardian, Waasrendam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Ronald Tampubolon, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, Ketua DWP Ny. Asti M. Sitinjak, serta tamu undangan lainnya.
Mengusung tema "The Heart of Toba Civilization" (Jantung Peradaban Toba), pagelaran tersebut menggambarkan keunikan Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba sebagai pusat kelahiran dan peradaban spiritual masyarakat Batak Toba. Pertunjukan memadukan kisah terbentuknya Pulau Samosir akibat letusan supervulkan purba dengan kekayaan tradisi dan budaya Batak yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Beragam atraksi seni budaya ditampilkan, mulai dari Tortor Pangurason, Tortor Mangalahat, Tortor Marsiadapari, atraksi Taganing, Martumba yang dibawakan TP PKK Kabupaten Samosir, hingga opera Batak yang mengangkat nilai-nilai kehidupan masyarakat Batak.

Suasana semakin semarak ketika Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel menampilkan tarian tradisional India dan tarian Bollywood. Penampilan tersebut disambut antusias para pengunjung dan menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui pertukaran budaya.

Pada puncak acara, Marsada Band sukses menghidupkan suasana dengan penampilan musik akustik khas Batak yang membuat penonton larut bernyanyi dan bergoyang bersama. Ribuan pengunjung yang memenuhi gedung pertunjukan memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi terhadap para seniman yang tampil.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, dan tamu kehormatan turut menghibur pengunjung dengan menyanyikan sejumlah lagu yang diiringi Marsada Band.
Vandiko mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertunjukan.

"Acaranya sukses. Terima kasih atas antusiasme seluruh pengunjung yang telah hadir," ujar Vandiko.

Ia mengatakan, melalui pagelaran seni dan budaya tersebut masyarakat diajak semakin mencintai budaya sekaligus mengenal lebih dekat potensi Kabupaten Samosir.

"Samosir memiliki kekayaan budaya, keindahan alam Danau Toba, serta keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan menikmati langsung pesona Kabupaten Samosir," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan bahwa penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi tonggak penting sebagai pameran terbesar di Sumatera Utara.

"Lima puluh tahun perjalanan PRSU menjadi tonggak bersejarah yang mencerminkan semangat kebersamaan, kemajuan, dan sinergi seluruh kabupaten dan kota dalam membangun Sumatera Utara," ujar Ariston.

Menurutnya, semangat tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, pelestarian seni budaya, serta peningkatan sektor pariwisata.
Ariston menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Samosir di PRSU tidak hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Batak, pesona Danau Toba, dan berbagai produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas.

"Kabupaten Samosir hadir dengan membawa kekayaan budaya Batak, keindahan alam Danau Toba, dan berbagai produk unggulan UMKM yang menjadi kebanggaan masyarakat. Kami berharap keikutsertaan ini semakin memperkenalkan Samosir sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas," katanya.

Ia menambahkan, seni dan budaya merupakan kekuatan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkokoh identitas daerah, sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif. Karena itu, masyarakat diajak terus mencintai, melestarikan, dan mempromosikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel turut menyampaikan apresiasinya terhadap budaya, keramahan masyarakat, dan keindahan alam Samosir. Ia mengaku sangat terkesan setelah mengunjungi Danau Toba.

"Saya sudah mengunjungi berbagai negara di Eropa, termasuk Swiss. Namun ketika saya datang ke Danau Toba, saya melihat keindahan yang luar biasa. Danau Toba adalah Swiss-nya Sumatera Utara. Saya merekomendasikan kepada semua orang untuk datang mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir," ujarnya.

Ravi juga mengajak masyarakat untuk terus mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui kerja sama di bidang budaya dan pariwisata.
Antusiasme masyarakat terhadap Paviliun Kabupaten Samosir di PRSU juga terus meningkat. Hingga 24 Juli 2026, sekitar 1.500 orang telah mengunjungi paviliun tersebut. Berbagai produk UMKM menjadi favorit pengunjung, mulai dari aksesori, makanan olahan, kopi, ukiran, kain tenun, hingga hasil pertanian seperti bawang, beras, alpukat, jeruk, dan berbagai produk unggulan lainnya.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Karo mengaku terkesan dengan perkembangan Kabupaten Samosir. Bahkan, dalam sepekan terakhir ia telah tiga kali berkunjung ke Pulau Samosir.

"Saya kagum melihat Samosir. Keamanannya sangat baik, pariwisatanya berkembang, dan masyarakatnya ramah. Tiket masuk ke objek wisata juga relatif murah. Saya tidak bosan datang ke Samosir," ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam PRSU ke-50, Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus mempromosikan potensi daerah, melestarikan seni dan budaya, serta memperkuat posisi Samosir sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba. (sb01)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Sumut

+